01/03/2008

Budhi Kristianto: 15 Cara Menjadi Kaya Dari Internet

Pengen kaya dari internet? Budhi Kristianto menerangkan untuk anda caranya. Dan apabila anda mengikuti jejak para succes man pendahulu di dunia maya, bisa jadi maka anda menjadi penerusnya dan ikutan menjadi kaya.
Budhi mengulas 15 cara menjadi kaya lewat internet melalui buku yang ditulisnya dalam bahasa internet, yaitu bahasa persuasif dan tidak kaku. Ada juga sekali-sekali ditemukan lambang smile, yang biasa kita temui di berbagai layanan chat di internet.
Buku ini dilengkapi dengan contoh-contoh mereka yang telah sukses di dunia internet dan juga cara untuk menjalankan bisnisnya.

Dari mana saja kekayaan bisa anda dapatkan melalui internet? mas Budhi menjelaskan dan saya tulis artikel review ini dengan sedikit diedit.

1.Iklan
Sudah sadar belum? Kalo email gratisan dimana kita bisa menjadi membernya dan memanfaatkan layanannya dengan mudah itu mendapat duit dari iklan? Selama ini yang sering kita buka cuma inbox-nya saja, dan yang lain terlupakan, ternyata dimana-mana pada layanan itu terdapat iklan… email gratisan itu hidup dari iklan…
Banyak yang memanfaatkan iklan untuk mendapat penghasilan di internet. Mereka yang terutama memanfaatkan iklan ini adalah situs berita, situs komunitas dan situs search engine.
Contohnya, untuk situs berita paling terkenal negeri ini saja awal tahun 2005 pricelistnya, untuk ukuran banner 686x40 pixel di halaman paling depan situs dihargai 84 juta perbulan dan 21 juta perminggu. Itu baru satu lokasi banner, padahal masih ada ratusan space yang variasi dan harganya berlainan.
Friendster juga memasang space untuk iklan, bekerja sama dengan broker iklan terkenal: adbrite.
Model bisnis yang dilakukan untuk mendulang uang dari iklan di internet adalah membangun situs dengan pengunjung sebanyak mungkin dan menyediakan space untuk dipasangi iklan dari pihak lain atau dengan menggunakan jasa broker iklan.

2.Berdagang di Internet
Kenal bukan dengan dedengkotnya bisnis di Internet? ya, namanya Jeff Bezos si empunya Amazon.com yang memulai bisnisnya dari garasi. Atau contoh lain adalah Dell.com yang merakit dan mengirim komputer sesuai pesanan kita.
Contoh di Indonesia sendiri adalah Bhineka.com yang menjual komputer atau gudanglinux.com yang menjual perangkat-perangkat linux. Yang perlu diperhatikan dalam berbisnis model ini adalah promosi, keamanan, sistem pembayaran, pengiriman barang dan jaminan pelayanan. Untuk berjualan diperlukan situs yang secure, bisa dengan membeli sistem security di Thawte.com atau verisign.com dengan SSL (Secure Socket Layer) 128 bit atau bahkan 256 bit. Cara kedua adalah dengan memanfaatkan transaksi melalui pihak ke tiga, melalui layanan payment gateway seperti 2CO atau CCNow.com.
Sistem pembayaran dapat dengan pembayaran kartu credit melalui PayPal atau dengan payment gateway seperti yang telah disebut sebelumnya. Untuk pengiriman dapat dengan kurir nasional (pos, tiki,dll) atau kurir internasional (DHL, FedEx).
Tapi sekarang tampaknya di Indonesia karakter perdagangan di Internet bergerak dari bisnis penjualan eceran ke penjualan grosir, karena lebih kena nilai ekonomisnya. Dari beberapa majalah dan sumber lain saya menemukan beberapa webstore dan blogstore dari Indonesia yang aktif, contohnya Asemka.com, rumahjilbab.com, pernikunikdiary.blogspot.com, juga mereka-mereka yang berada dalam naungan komunitas tangan di atas.

3.Bisnis hosting
Hosting adalah tempat menaruh file-file kita di Internet. File-file itu tersimpan dalam web server, biasanya situs dan perusahan besar memiliki web server sendiri. Nah, karena ada situs-situs kecil milik perorangan atau perusahaan yang hanya ingin menghosting file-file dalam ukuran kecil, maka memiliki server sendiri tidak efisien dan mahal, akibatnya muncul layanan penyedia web server untuk disewa.
Ada juga layanan hosting gratis seperti Geocities.com, Freeservers.com atau CJB.net, tentu saja kita mesti bersedia mengikuti ketentuan termasuk dipasangi iklan oleh pemberi layanan, layanan yang diberikan tentu juga terbatas.
Untuk layanan berbayarnya, bisa melalui AOL atau Network Solution. Dan yang di Indonesia ada beberapa nama, seperti Cakraweb.com, IndoGlobal.com, TechScape.co.id, juga yang relatif baru seperti Andalan.net dan Pojokweb.com.
Untuk bisnis hosting ini bisa juga dimulai dengan menjadi reseller, yaitu menjual kembali paket hosting yang ditawarkan oleh perusahaan web hosting besar. Yang menawarkan transaksi jenis ini di Indonesia adalah Pojokweb.com sedangkan di luar negeri dapat ditemui di Allreseller.com.

4.Domain
Seluk beluk tentang bisnis domain dapat ditemui di situs DNJournal.com. Sebelumnya sebagai orang baru di bisnis ini, dapat belajar di Namenewbie.Com.
Untuk mengetahui nilai domain dapat melalui tools Overture Sugestion Tools (http://inventory.overture.com/d/searchinventory/suggestion), sebuah kata yang menjadi nama domain jika makin banyak dicari berarti harganya makin tinggi dan mahal. Dapat juga dicari manual melalui search engine, semakin banyak hasil pencarian maka harga domain tersebut semakin tinggi. Cara lain yang cukup ampuh untuk melihat value sebuah domain adalah dengan view bid Tools milik Overture di (http://uv.bidtool.overture.com/d/search/tools/bidtool/?keywords=dmkt=us&lang=en_US).
Untuk mengetahui pemilik suatu situs dan menjalin kontak, mungkin untuk menawar domain, dapat dicari di database whoIs, di www.whois.sc .
Nah, kalau menjual barang di goods market dan menjual saham di stock market, maka untuk bertransaksi domain ada tempatnya juga yaitu di Sedo.com atau AfterNIC.Com atau Pool.com dan snapnames.com. Sedangkan untuk menggali lebih jauh dunia perdomainan dapat mengunjungi dan atau menjadi member di Dnforum.com, Domain state.com dan namePros.com.
Bisnis ini bisa dicoba, dari DNJournal pernah diberitakan ternyata nama domain www.Surabaya.Com laku terjual $.50.000

5.Jual beli website
Jual beli website memang sudah lazim, kita mendengar berbagai berita mengenai akuisisi berbagai website, seperti geocities yang diakuisisi oleh Yahoo dan blogger serta youtube dibeli oleh Google. Juga HotMail.com, yang dibuat oleh Sabeer Bathia yang berpindah tangan ke Microsoft seharga 400 Juta Dollar Amerika. Nah yang paling heboh berita sekarang adalah Yahoo yang ditawar oleh Microsoft.
Biasanya, sebagaimana dengan bisnis-bisnis lain, maka pemilihan situs untuk dibeli ini didasarkan pertimbangan perkembangan dan meningkatnya manfaat (profit) situs setelah diakuisisi.
Untuk menawarkan website dapat ditawarkan melalui Sedo.com. Cara lain yaitu dijual di BuySellWebsite.com. Tempat lain adalah SiteBazaar.net atau melali broker di websitebroker.com. Cara lain lagi, dengan melelang website di eBay.Com.

6.Menjual e-book
Menjual e-book memang sudah lazim ditemui di dunia maya. Bilamana ternyata tulisan/karya kita belum mendapat kesempatan diterbitkan melalui media penerbitan (buku konvensional) maka buku elektronik atau eBook dapat dicoba. JualeBook.com adalah contohnya, contoh lain adalah BukuElektronik.com yang selain menjual eBook dalam bentuk pdf juga menjual dalam bentuk Flashcard. Banyak lagi nama-nama lainnya seperti WanitaSukses.Com, BisnisWanita.com, Duniaebook.com, MegaBuku.com, dll.
Dari luar negeri ada juga eBook.com, situs ini juga bekerja sama dengan pihak penerbit dan dalam operasionalnya akan menghubungi pihak penerbit buku-buku terkenal. Dari buku-buku tersebut mereka akan membuatkan eBooknya serta menjual di eBook.com.
Bahan-bahan yang dapat dijadikan eBook bermacam-macam, diantaranya Tutorial, manual dan dokumentasi, Know-How dan How_To, Tips and trik dll.
Namun banyak model penjualan eBook Indonesia yang bergerak diseputar pencarian penghasilan tambahan dari internet, dengan merekrut member untuk berbagai bonus, dan menggunakan eBook atau tools sebagai bonus. Model bisnis ini rentan dan menjanjikan bisnis model “kerja sedikit hasil banyak”. Sebaiknya bila melakukan bisnis ini dilakukan secara profesional. Untuk mencari informasinya dapat mengunjungi IDPF.org, The International Digital Publishing Forum.


Tertarik untuk membaca reviewnya lebih lanjut? Agar per posting-nya tidak terlalu panjang, saya posting kelanjutannya di Budhi Kristianto: 15 cara menjadi kaya dari internet (lanjutan)

Data buku direview:

Judul : 15 cara menjadi kaya dari internet
Penyusun : Budhi Kristianto
Penerbit : Penerbit Gava Media Yogyakarta
Cetakan : Pertama, 2006
Halaman : 221 hal
Buku : 21 x 13,5 cm