Selamat Datang di:
www.PuisiKita.Com

PuisiKita
--> Kirim Karya Puisi Anda di Sini

18/06/2008

Cara menulis materi blog yang kreatif, How to be creative on writing


Sebagaian orang memang dikaruniai Tuhan bakat untuk menulis, sebagian diperkaya dengan daya imajinasi dan khayal yang bisa direfleksikan melalui tulisan fiksi. Dan sebagian lagi menganggap tulisan adalah tindakan kreatif yang bisa dipelajari, nah bagaimana cara menulis kreatif itu, dibawah ini saya jabarkan poin-poinnya untuk anda:

1.Modifikasi
Sebelumnya saya mau ngaku dulu. Kalo tulisan ini merupakan tulisan modifikasi, poin-poin dari tulisan ini didapat dari majalah saku “openmind” edisi ke 5, judul aslinya adalah “how to be creative”. Di salah satu poinnya disebutkan, salah satu cara untuk menjadi kreatif adalah dengan melakukan modifikasi.
Anda lihat sendiri bukan bagaimana saya memodifikasi tulisan tersebut menjadi tulisan ini: “bagaimana cara menulis materi blog yang kreatif, how to be ceative on blogs writing”. Ternyata benar, memodifikasi adalah bagian dari tindakan kreatif, termasuk pula memodifikasi suatu materi tulisan.

2.Kombinasi
Ini yang paling enak dilakukan, mencari dari berbagai sumber. Misalnya anda mau membuat tulisan tentang Adsense, kan tinggal cari dari berbagai sumber, dari buku dan dari situs-situs internet, terus dikombinasikan satu sama lain. Setelah diracik dan dimasak, jadilah dia suatu artikel baru. He.. he.. he.., kalau kata orang-orang yang berkecimpung di dunia kepenulisan, tindakan ini disebut sebagai “pengrajin”. Asal rajin saja semua bisa kok.

3.Adaptasi
Ha.. ha.. ha.., ini sih gampang. Anda cari tulian-tulian orang kemudian tulis dengan bahasa anda sendiri. Misal kalau ada tulisan tentang pendidikan, “sex untuk dewasa”, maka anda bisa tulis pendidikan “sex untuk remaja”. Tentu saja dengan materi dan gaya bahasa yang sudah diadaptasikan sesuai dengan sasaran pembaca.

4.Memperbesar
Ilmu itu akan selalu berevolusi, kita tahu itu. Bagaimana hukum Gravitasi Newton bisa dikritisi oleh hukum Relativitas Einstein. Nah bisa jadi kalo anda kontra sama satu bentuk tulisan, anda bisa memperluas wacana dengan melakukan serangan-serangan terhadap tulisan tersebut. Lama kelamaan pokok masalah bisa melebar atau malah bisa saja semakin meruncing dengan penjabaran yang lebih baik. Maksudnya makin besar itu kan, selain dari sisi kuantitas (kelengkapan data), bisa juga dari sisi kualitas alias suatu tulisan yang semakin padat atau semakin tajam.

5.Substitusi
Anda tahu buku panduan, “how to?” coba lihatlah bagaimana keseragaman judul dan bentuk sering terjadi. Nah gampang bukan, yang terkenal dari buku how to itu adalah “bagaimana cara mahir bahasa inggris dalam 24 jam”. Nah, anda bisa melakukan substitusi dengan “bagaimana cara menulis artikel dalam lima menit”, atau “bagaimana cara kaya dalam 30 hari”, atau “bagaimana cara menguasai bahasa China dalam 24 jam”, dll. Kalimat khususnya aja yang diganti, pada dasarnya semua adalah tulisan tutorial.

6.Penggunaan lain
Dalam satu tulisan ada tulisan yang kira-kira top dan penuh makna. Anda ambil dan kutip ke bagian atas tulisan anda untuk memperkuat isi tulisan anda, seakan-akan tulisan anda itu sudah “diaminkan oleh orang-orang profesional”. Jadi bisa jadi suatu tulisan yang sebenarnya menjadi bagian dari satu karya, kita pakai sebagai alibi/memperkuat tulisan-tulisan kita.
Atau, petikan kata-kata bijak dan puisi, ada juga sebagian yang menuliskan ulang untuk alat kampanye dan politik, alat propaganda.

7.Eliminasi
Eliminasi ini lebih mudah lagi. Cari aja di wikipedia, biasanya tulisan-tulisan dalam satu paragraf selalu memiliki inti kalimatnya. Nah kalimat inti inilah yang diambil sedikit demi sedikit dan dijadikan satu buah tulisan yang lebih padat dan berisi, lebih seksi sekaligus mudah dibaca. Kalau dalam fiksi, anda bisa membuat sinopsisnya. Eliminasi ini (penyarian) terkadang penting demi efektifitas dan efisiensi pembaca, meskipun bahasan menjadi tidak terlalu lebar. Tetapi biasanya pembaca yang cerdas bisa memperluas sendiri dari inti cerita yang diterimanya.

8.Mengatur ulang
Dalam sebuah tulisan, bisa dimulai dengan kalimat inti dan kemudian dilanjutkan penjabaran atau sebaliknya. Salah satu cara kreatif untuk mengkreasi ulang tulisan adalah bisa dengan dibolak-balik atau diatur ulang sesuai selera. Ubahlah posisi kalimat inti, bisa diatas dan dibawah atau di tengah kalau memungkinkan.
Atau bisa jadi juga poin-poin dalam artikel tulisan yang me-list sesuatu jabaran tema anda sadur (seperti poin-poin artikel ini), dengan poin-poin yang anda urutkan berdasarkan abjad. Atau anda list ulang berdasarkan kemudahan untuk diterapkannya (tingkat kesulitannya) atau tingkat relevansinya. Bisa kan anda tulis artikel sendiri: “Cara menulis kreatif berdasarkan tingkat kesulitannya”. Pokoknya ingat jargon ini; semua bisa diatur.

9.Pembalikan
Begini caranya, misal ada tulisan bagaimana cara “Menjaga Kesehatan Yang Baik dan Benar”, anda bisa menuliskan kebalikannya dengan tulisan bagaimana cara “Menghindari Diri Dari Penyakit”. Sama saja sebenarnya, tapi dengan membalikkan sedikit saja semua tampak berbeda. Walaupun temanya sama tetapi mungkin cara kepenulisannya yang lebih berbeda, satu persuatif dan yang satu bentuk tindakan pencegahan. Ingat loh, “anti perang” dan “cinta damai itu” pada dasarnya berbeda.

Selamat menulis dan menerapkan tips-tips ini…. Semoga sukses.

3 comments:

dhani said...

bos tolong kirim postingnya donk

syukur said...

terimakasi,,,
mohon bantuanx

abdillAh said...

Nice info gan,keep on writing

Post a Comment