05/10/2010

Di Bawah Pohon Ros ~ Andi Rio Daeng Riolo

Rumput hijau dan hawa segar
Telah lewat musim gugur
Seekor ayam jantan terbang di siang hari
Lintas di atas kepalaku dan sepi
Ketika aku di bawah pohon ros
Lupa dan bermalas-malas
Tapi daun pohon ros itu berjatuhan
Hingga badanku penuh olehnya
Sepuluh, seratus, seribu …
Setiap aku dibawahnya
Kemudian kupanggil pelayan tetanggaku
Lagi seminggu musim semi!
Kukatakan tebang saja pohon ros itu
Di tempatnya akan kubuat rumah merpati


Puisi Oleh: Andi Rio Daeng Riolo