04/10/2010

Rendevous ~ Saini KM

Jembatan tempat Sejarah lewat, telentang dan terinjaklah kita
Buhul-buhul syaraf, skrup-skrup tubuh, kawat-kawat berderit
Dan meregang
Ketika tank-tank gemuruh lalu, sepatu-sepatu paku derap-berderum
Di Vietnam, Ceko, Suez. Jaripun menggapai mencari pegangan meremas
Dagingmu yang panas dan basah. Menggeliat, lalu putuskanlah
Tali beban kemanusian, lepas, seluruh kancing
Lunglai kaupun terbaring, wajah tenggelam dalam gelombang rambut,
Sebuah lukisan Modigliani, hitam kesumba, gading
Jembatan antara khewan dan Malaikat, tempat sukma yang didera
Dan dipermalukan ingat pada Babil, Sodom, Hirosima dan Auschwitz,
Berontaklah! Usir Nabi-nabi, hancurkan museum, robek kitab-kitab suci
Dan celana dalammu!
Lebih tabah kita bangkit nanti, dari ranjang ini.


Puisi Oleh: Saini KM