04/11/2010

SATU KAKI DIJULURKAN KELUAR LINGKARAN

Oleh: Anthony de Mello

... banyak yang tidak bersungguh-sungguh ...

Sepasang pengantin yang sedang berbulan madu sedang menuju
ke tempat tidur di hotel mereka ketika seorang perampok
bertopeng masuk ke kamar mereka. Perampok itu membuat sebuah
lingkaran di lantai dengan sebuah kapur, memberi isyarat
kepada sang suami dan berkata, "Berdiri di lingkaran ini.
Kalau engkau keluar dari lingkaran ini, saya akan menembak
kepalamu."

Sementara sang suami berdiri di tempatnya, perampok itu
mengambil semua barang yang dapat ia bawa dan memasukkannya
ke dalam kantong. Ketika ia hendak pergi ia melihat
pengantin putri yang cantik yang hanya terbungkus selembar
kain. Ia menghampirinya, membunyikan radio, berdansa
dengannya, memeluk dan menciuminya - dan hampir saja
memperkosanya seandainya pengantin putri itu tidak
melawannya dengan berani.

Ketika akhirnya perampok itu pergi, pengantin putri itu
memandang suaminya dan berteriak, "Lelaki macam apa kau! Kau
hanya diam terpaku di tengah-tengah lingkaran dan tidak
melakukan sesuatu pun sementara saya hampir saja diperkosa!"

"Tidak benar kalau saya tidak melakukan sesuatu," protes si
suami.

"Apa yang kaulakukan?"

"Saya menentang perintahnya. Setiap kali ia membelakangi
saya, saya mengeluarkan kaki saya dari lingkaran!"

Bahaya yang siap kita hadapi adalah bahaya yang dapat kita
hadapi dari jarak yang aman.


Cerita di atas merupakan bagian dari kumpulan cerita Doa Sang Katak - Anthony de Mello, temukan selengkapnya di sini.