29/10/2013

Buta Arah

Biduk ku terobang ambing di lautan lepas berbadai.
gemuruh dan halilintar merisaukan jiwaku.
serentak dengan awan hitam yang menutupi malam.
hingga tak kulihat lagi bintang pedoman arah.
mengikuti kemana derasnya air.
tertiup angin kesana kemari.
Ya Tuhan..
Cerahkanlah langit yang kelam.
inginnya aku meliht bintang.
agar aku tahu kemana biduk ini harus ku kayuh.


Puisi Karya: Taufit Linof Permana

Kategori Puisi: Puisi Harapan