25/11/2013

Keras Cuaca

seperti kemarin jua perjalanan ini
memungut kerapuhan maupun kenangan
dan waktu mengelopak atas gang-gang
maka penat yang dikirim debu-debu
mengisyaratkan betapa keras cuaca
meraut tubuh dan sekalian daun
kemudian pertanyaan demi pertanyaan

memperkeras gairah berjalan
ini serentang jarak
mengajak kita berlalu ke puncaknya yang lengang
membawa serta menelusurinya sebelum kering dedaunan
ketika tubuh belum dingin di ketinggian


Puisi Karya: ngin

Kategori Puisi: Puisi Religi